hape dan hujan

Seorang pemuda bernama Irvan Maulana (18), penduduk Kampung Warung Domba RT01/ RW01 Desa Mandala Mukti, Kecamatan
Cikalongwetan, Kabupaten Bandung, tewas tersambar petir saat menggunakan telepon selulernya,

sementara sepupunya lolos dari maut meski harus menderita luka bakar di sekujur tubuhnya.

Peristiwa sambaran petir itu mengakibatkan seorang korban meninggal dunia sedangkan seorang lainnya hanya menderita
luka bakar, saat kejadian sedang hujan rintik-rintik, kata Kapolsek Cikalongwetan AKP Ending di Bandung, Selasa.
Sementara itu korban Windu (13) yang juga sepupu korban yang mengalami luka bakar mengalami shock karena ketika
kejadian ia berdekatan dengan korban Irvan yang juga menderita luka bakar sebelum akhirnya meninggal dunia itu.

Menurut Kapolsek Cikalongwetan, peristiwa pemuda tersambar petir tersebut terjadi ketika kedua pemuda tersebut baru
saja menyeberang jalan Tol Cipularang tepatnya di kawasan Warungdomba. Saat itu sedang turun hujan rintik-rintik disertai dengan petir

tentang sujud

Sujud sambil bertakbir dengan meletak-kan kedua lutut sebelum kedua tangan, jika hal tersebut memungkinkan. Dan jika tidak, maka men-dahulukan kedua tangan sebelum kedua lutut, sambil menghadapkan jari-jari kedua telapak kaki dan jari jari kedua telapak tangan ke qiblat, dengan posisi jari-jari telapak tangan rapat. Dan sujud di atas tujuh anggota tubuh, yaitu dahi bersama hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut dan ujung jari kedua telapak kaki, sambil membaca do’a:

darisini


Yang pertama turun adalah lutut terlebih dahulu, kemudian dua buah telapak tangan, karena Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang sujud dengan meletakkan telapak tangan terlebih dahulu, sebagaimana sabdanya:

 

Blog Template by YummyLolly.com