jahe

Kandungan Rimpang Jahe

Sifat khas jahe disebabkan adanya minyak atsiri dan oleoresin jahe. Aroma harum jahe disebabkan oleh minyak atsiri, sedangkan oleoresinnya menyebabkan rasa pedas. Mnnyak atsiri dapat diperoleh atau diisolasi dengan destilasi uap dari rhizoma jahe kering. Ekstrak minyak jahe berbentuk cairan kental berwarna kehijauan sampai kuning, berbau harum tetapi tidak memiliki komponen pembentuk rasa pedas. Kandungan minyak atsiri dalam jahe kering sekitar 1 – 3 persen. Komponen utama minyak atsiri jahe yang menyebabkan bau harum adalah zingiberen dan zingiberol.
Oleoresin jahe banyak mengandung komponen pembentuk rasa pedas yang tidak menguap. Komponen dalam oleoresin jahe terdiri atas gingerol dan zingiberen, shagaol, minyak atsiri dan resin. Pemberi rasa pedas dalam jahe yang utama adalah zingerol.

Khasiat Jahe

Diet untuk Golongan darah O

Diet berdasarkan golongan darah pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Peter J.D'Adamo dalam bukunya, Eat Right For Your Type yang terbit tahun 1996.
Isi buku itu menjelaskan bahwa setiap orang memiliki respon berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi berdasarkan golongan darah yang dimiliki. Itulah sebabnya mengapa jenis diet tertentu tidak bisa diterapkan pada setiap orang.

Diet berdasarkan golongan darah pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Peter J.D'Adamo dalam bukunya, Eat Right For Your Type yang terbit tahun 1996.
Isi buku itu menjelaskan bahwa setiap orang memiliki respon berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi berdasarkan golongan darah yang dimiliki. Itulah sebabnya mengapa jenis diet tertentu tidak bisa diterapkan pada setiap orang.

 

Blog Template by YummyLolly.com